Langsung ke konten utama

Menelaah Kebijaksanaan Hidup Lewat Tradisi dan Tari #2


Elok Begaul Ala Tari Andun Bengkulu

1. Twiipz...Kemaghi kitau nceritauka Tari Kejei njak suku rejang (Bahasa Serawai, Bengkulu)
2. mbak kini kita ka nceritauka Tari Andun (masih bahasa Serawai Gaezz, hehe)
3. Artinya: Kemarin kita telah  bercerita soal Tari Kejei dari Suku Rejang Bengkulu
4. Sekarang kita akan cerita Tari Andun, tari tradisi suku Serawai, Bengkulu
5. Yap, pada sesi kali ini kita bakal bicara soal Tari Andun asli Suku Serawai Bengkulu
6. Masih dengan tema besar 'Telaah Kebijaksanaan Hidup Lewat Tari dan Tradisi'
7. Judul kita kali ini 'Elok Begaul Ala Tari Andun', check it out..
8. Tari Andun adalah salah satu tari yang paling populer bagi masyarakat Serawai
9. Masyarakat Serawai lebih banyak tersebar di bagian Selatan Bengkulu
10. di Kabupaten Seluma, Kabupaten Bengkulu Selatan, dan Kabupaten Kaur
11. Dulu ke tiga kabupaten adalah bagian dari Kabupaten Bengkulu Selatan
12. Semakin maju Bengkulu membuatnya mekar menjadi tiga (sweet...)
13. Suku Serawai punya dialek yang khas banget,
14. Makanya pasti tidak semua Twepzz bisa baca dengan benar twit pertama tadi kan, haha
15. Balik ke Tari Andun, awalnya Tari ini dipentaskan pasca panen raya
16. Tari ini dipentaskan di malam hari beriring alat musik Kulintang
17. Hanya Kulintang saja, teknik penggunaannya yang membuat irama Andun menjadi Keren
18. Masyarakat Serawai menyebutnya bukan Kulintang, tetapi 'Kelintang'
19. Salah satu maksud tari ini adalah tari mencari Jodoh (cie yang Jombloh..)
20. Tari ini dipentaskan secara berpasangan dengan asesoris berupa Selendang
21. Bagian yang paling menarik ialah ketika terjadi permainan lempar selendang
22. Antara penari pria dan wanita saling belempar selendang
23. Tidak sama dengan Tari Gambyong yang kadang selendangnya dikalungkan
24. Atau pada Tari Cokek Betawi yang selendangnya dikalungkan untuk menyambut tamu
25. Selendang dalam Tari Andun hanya dikibaskan secara berpasangan
26. Bukan dilakungkan untuk menari bersama
27. Bagi saya ini salah satu yang unik dari Andun
28. Meski tari ini adl tari bertema pencarian jodoh, tapi etika tradisi masih terepresentasi
29. Ada jarak antara penari pria dan wanita, tidak bersentuhan apalagi mengalung selendang
30. Tari Andun adalah tari ceria yang ditampilkan muda mudi
31. Tema khasanya tari mencari jodoh perwujudan syukur masa panen raya
32. Tapi meski demikian, etika mencari jodoh itu tidak lantas menjadi bebas bergaul
33. Seperti di tarian ini, keduanya menjaga jarak dengan hanya simbol mengibas selendang
34. Dalam definisi saya inilah bentuk keelokan budi yang hendak ditampilkan dari Tari Andun
35. Meski muda, ramah bergaul, ceria tertawa bersama, tetapi saling menjaga diri
36. Makna inilah yang saat ini dibutuhkan di Indonesia, tentang bagaimana tata cara bergaul
37. Khususnya antar sesama pemuda yang sedang mencari jodoh
38. Seperti Tari Andun, boleh kita berinteraksi, berkawan, tetapi tetap menjaga diri
39. Sehingga kita sebagai kaum muda tidak mudah terjerumus ke pergaulan bebas
40. Ditengah gemilang dunia moderen, Tari Andun tetap lestari
41. Tidak hanya ditarikan sebagai simbol panen raya, tetapi berkembang mengisi hari2 besar
42. Kita dapat menemukan Tari Andun di upacara pernikahan masyarakat serawai
43. Tari Andun dipentaskan di malam resepsi yang disebut dengan 'Bimbang Malam'
44. Untuk Bimbang Malam ini ada lagu khas yang sering dipakai mengiringi Andun
45. Judul lagunya 'Pegi Berayak' artinya pergi jalan-jalan, kurang lebih seperti itu, hehe
46. Jadi refleksi terakhir adalah bahwa Tari Anduk adalah tari representasi agung
47. Representasi dari keelokan menjaga budi pekerti dalam bergaul
48. Kita belajar bahwa inilah salah satu nilai sakral dan luhur dari budaya kita
49. Upaya yang menjaga masyarakat tetap padu dan bahagia dalam bingkai etika
50. Dari Tari Andun, kita dapat temukan lebih banyak pesan
51. Khususnya pesan tentang kebijaksanaan kehidupan
52. Kita dapat mengkaji kebijaksanaan, lewat Tari dan Tradisi di negeri ini
53. Melah berayak ke Bengkulu nginaii Tari Andun (bahasa serawai)
54. Kemudian kita temukan kebijaksanaan hidup lewat syair dan geriknya
55. Bengkulu Mendunia, Tari Andun Melegenda

temukan Link Kultwit di http://chirpstory.com/li/334821

Postingan populer dari blog ini

Membangun Tembok

Ini adalah sebuah cerita klasik, tetapi selalu saja menarik. Sebab ini menyangkut perasaan manusia. Ini menyangkut prasangka yang rapuh. Dan ini menyangkut sesuatu yang selalu saja terjadi bahkan saat kita telah menyadarainya. Menarik sekali. 
Orang-orang itu membangun tembok. Padahal kemarin kami masih tertawa bersama. Kami masih saling bercanda dan ramah menyapa. Lantas tetiba sebuah dinding telah berdiri. Tidak tinggi, tapi cukup memisahkan. 
Orang-orang itu telah membangun tembok. Kenapa seperti itu? Apa yang sebenarnya telah terjadi. Aku melompat sejadi-jadinya, berteriak hanya untuk melihat lebih dekat wajah mereka. Tetapi justru caci maki dengan suara yang semakin meninggi. 
Orang-orang itu telah membangun tembok. Aku pun meminta maaf dengan tulus. Maaf bila kesalahan diri adalah penyebab tembok itu. Tetapi justru suara tawa yang meledak itu meninggi. Suaranya menembus tembok. Kenapa harus ditertawakan? 
Orang-orang itu telah membangun tembok. Tidak tinggi, tetapi cukup mengisolas…

Tentang Sekolah Alam Indonesia-Bengkulu #1

Belajarnya anak-anak adalah bermain. Bermainnya mereka adalah eksplorasi mengasah ketajaman indera. Agar seorang anak dapat tumbuh sebagaimana usianya. Agar yang disebut seorang anak itu adalah anak yang belajar dari alam.

Belajarnya anak-anak itu adalah bermain. Maka bila kau tengok banyak anak-anak yang suka bermain-main, tampak tidak serius mengerjakan tugas sekolah, bukan anaknya yang salah. Melainkan karena kau memaksa mereka belajar diluar dari jangkauan usia yang seharusnya.

Belajarnya anak-anak itu adalah bermain. Hadirkan ia proses belajar yang membebaskannya untuk berekplorasi dengan alam. Sungguh, alam adalah guru belajar terbaik di usia mereka. Tempat mengajarkan mereka keberanian, kemandirian, dan kepedulian. Alam akan mengajarkan mereka bekalan menuju uisa selanjutnya.

Pendidikan berbasis alam inilah yang diadopsi oleh Sekolah Alam Indonesia (SAI) yang dikenal sebagai sekolah pelopor pendidikan berbasis kemandirian dan alam. Termasuk di Sekolah Alam Indonesia cabang Ben…

Nilai Kesetaraan

Sematan predikat unggul itu, hanya sebuah cermin ketidaksanggupan menyetarakan lingkungan. Semakin dramatis memaknai keberbedaan itu, lalu melakukan tindakan berlebihan dengan sentiasa menyanjung satu sisi, maka semakin tampak ketidaksanggupan mengelola semua dengan baik.

Dalam banyak ajang kompetisi yang melibatkan komunitas mahasiswa yang hetero, terlebih dalam tingkatan nasional, sering terdengar keluhan “Kenapa hanya mahasiswa dari universitas terkemuka yang selalu menjuarai?”, dan saksikanlah seperti ajang bergengsi itu, maka universitas terkemuka yang selalu mendominasi. Bahkan tak heran, banyak universitas yang belum pernah sama sekali masuk sebagai semifinalis.  Atau sekedar sampai mengirimkan perwakilannya dikarenakan telah tumbang sebelum sempat melihat gerbang.
Persoalannya bisa disebabkan dari tingkat kualitas pesertanya yang memang berbedajauh sehingga tidak memenuhi kualifikasi.Atau disebabkan penilaian secara keseluruhan dimana nilai individu dilihat pula dari total peser…